Curiga Ada Suara Mendesah, Ternyata Bu Bidan Sedang Asyik Naikin Ber0nd0ng

Pagi itu, Selasa, suasana RSUD Meranti tampak sepi. Hawa dingin menusuk tulang, ketika seorang pegawai mendengar suara desahan dan napas yang memburu.


Suara itu datang dari ruang bidan. Pegawai itu kemudian mendekati ruangan, suara mesum itu semakin jelas terdengar.

Saat mengintip ke dalam, Astaga!, ternyata bu bidan berinisial JL (32), sedang dinaiki seorang petugas kebersihan berinisial Z (23). Keduanya tenaga harian lepas.

Sontak kejadian itu membuat heboh rumah sakit. Kedua pasangan itu kemudian dipanggil menghadap oleh Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti Drg Ruswita.
Sekretaris Miftah mengatakan, kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan sesuai SOP.

"Direktur RSUD membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Atas rekomendasi tim, disampaikan SK pemberhentian," kata Miftah kepada wartawan di RSUD Meranti, sebagaimana dilansir harianriau

Menurut Miftah, selama di RSUD Meranti, kedua oknum tenaga harian lepas itu bekerja dengan baik. Namun, keduanya tidak bisa dipertahankan lagi karena dianggap merusak nama baik RSUD.
"Kita sangat menyayangkan. Sebenarnya mereka menjalankan perkerjan sangat baik, entah mengapa mereka khilaf, sehingga kedapatan melakukan perbuatan itu," terangnya.
"Keduanya sudah kita berhentikan, dan kita tidak mau hal tersebut terjadi kembali," tegasnya.

"Direktur RSUD membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Atas rekomendasi tim, disampaikan SK pemberhentian," kata Miftah kepada wartawan di RSUD Meranti, sebagaimana dilansir harianriau

Menurut Miftah, selama di RSUD Meranti, kedua oknum tenaga harian lepas itu bekerja dengan baik. Namun, keduanya tidak bisa dipertahankan lagi karena dianggap merusak nama baik RSUD.
"Kita sangat menyayangkan. Sebenarnya mereka menjalankan perkerjan sangat baik, entah mengapa mereka khilaf, sehingga kedapatan melakukan perbuatan itu," terangnya.
"Keduanya sudah kita berhentikan, dan kita tidak mau hal tersebut terjadi kembali," tegasnya.

LihatTutupKomentar