Jangan Sembarangan Memilih Suami, Karena Kamu Sedang Memilih Teman, Ayah, dan Guru Untuk Anak-anakmu

Pria mapan, ganteng, memiliki jabatan mengagumkan, rumah dan kendaraan mewah, siapa sih yang tidak suka? Karena pasti semua orang akan menyukainya, terlebih seorang wanita yang memang telah mengimpikan pendamping yang segalanya baik.

Tetapi kamu haruslah faham satu hal, bahwa hidup dalam rumah tangga itu tidak cukup dengan materi semata, tapi butuh yang namanya tanggung jawab dan ilmu.

Oleh karenanya, jangan sembarangan memilih suami, karena kamu sedang memilih teman, ayah, dan guru untuk anak-anakmu kelak.

Jangan Hanya Pandang Rupa dan Harta, Karena Bekal Bahagia Dalam Berumah Tangga Tak Cukup Dengan Materi Semata

Maka jangan hanya pandnag rupa dan harta saja, karena bekal bahagia dalam berumah tangga itu tidaklah cukup hanya dengan materi semata.

Dan memang benar materi butuh untuk leangsungan hidup dimasa depan, tapi apakah kamu tidak akan menyesal jika yang banyak kamu pilih karena materi tadi tidak bisa bertanggung jawab kepadamu dan anak-anakmu.

Lalu, apakah kamu yakin akan bahagia hidup bersamanya, jika suatu hari nanti dia gampang bermain wanita sebab tidak adanya tanggung jawab dan amanah dalam dirinya? Tentu tidak bukan, maka pastikan kamu tidak salah memilih.

Pilihlah yang Benar-benar Mampu Membimbing, Bukan yang Sekedar Tahu Bahwa Kamu Istrinya dan Anakmu Adalah Anaknya

Pilihlah yang benar-benar mampu membimbingmi dan anak-anakmu kejalan yang lebih baik, bukan yang sekedar tahu bahwa kamu adalah istrinya dan anakmu adalah anaknya.

Sungguh jika hanya demikian, maka bisa dipastikan hidup bahagian selamanya dengannya tidak akan pernah terwujud dengan sempurna.

Pilihlah yang Mau Bertanggung Jawab Kepadamu Hingga Akhir, Agar Dalam Kondisi Seperti Apapun Dia Akan Selalu Amanah

Untuk itu pilihlah yang mau bertanggung jawa kepadamu hingga akhir, agar dalam kondisi seperti apapun dia tidak akan pernah jenuh mendampingi dan amanah kepadamu.

Kebahagiaan, kelanggengan, dan kedamaian dalam rumah tangga itu akan kamu dapatkan apabila yang menjadi imammu adalah dia yang mau tanpa jenuh mengajarkanmu tentang hak dan kewajiban.

LihatTutupKomentar